RPP

Maret 11, 2009 ismawardah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

SMA/MA. : ………………………………………………..

Program : Ilmu Pengetahuan Sosial

Mata Pelajaran : Sejarah

Kelas/Semester : XI/II

Standar Kompetensi : Memahami Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI

Kompetensi Dasar : Memahami Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Indikator : Siswa dapat menjelaskan isi dari perundingan Linggarjati.

Alokasi Waktu : 1 x 15 menit (1 x Pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu untuk: dapat memahami proklamasi kemerdekaan RI.

B. Materi Pembelajaran

Perjuangan diplomasi bangsa indonesia melalui perjanjian linggar jati.

C. Metode Pembelajaran

· Ceramah

· Pemberian tugas rumah

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

1. Kegiatan Awal ( 5 menit )

· Salam

· Presensi

Mendata siswa yang hadir

· Apersepsi
Guru membuka pembelajaran dengan memberikan pertanyaan “Melalui apa saja perjuangan bangsa indonesia untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia ?”.

2. Kegiatan Inti ( 7 menit )

· Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

· Guru menjelaskan upaya bangsa indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Indoneia terutama pada jalur diplomasi yakni perjanjian linggar jati.

3. Kegiatan Akhir ( 3 menit )

· Bersama-sama menarik kesimpulan materi dari penjelasan yang diberikan.

· Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa

E. Alat dan Sumber Belajar

A. Alat Belajar

· Papan tulis dan Spidol

B. Sumber Belajar

· Kurikulum KTSP / Silabus 2006

· Buku Paket Sejarah Kelas 2 SMA

· LKS Sejarah SMA Kelas 2 semester Genap

F. Penilaian

Teknik : Tes tertulis

Bentuk Instrumen :

– Tes Isian

Kriteria Penilaian

Kriteria Indikator

Nilai Kualitatif

Nilai Kuantitatif

80-100

Memuaskan

4

70-79

Baik

3

60-69

Cukup

2

45-59

Kurang cukup

1

Aspek penilaian:

a. Ketepatan jawaban

b. Penulisan jawaban

c. Kerjasama dalam kelompok

d. Ketepatan waktu penyerahan

hasil/jawaban.

Banjarmasin, …………

Mahasiswa

ISMAERDAH

NIM : A1A106036

Pekerjaan Rumah

Jawablah titik-titik dengan jelas dan benar!

1. Dalam perundingan linggarjati inggris bertindak sebagai pemimipin dan penengah. Pihak inggris dipimpin oleh…

2. Salah satu isi perjanjian linggarjati ialah Belanda mengakui secara de facto wilayah ri atas…

3. Delegasi Indonesia yang membubuhkan tandatangan terhadap hasil persetujuan linggarjati adalah…

4. Setelah Belanda mengakui wilayah de fecto RI, beberapa Negara segera menyampaikan pengakuan atas kedaulatan RI. Negara-negara itu antara lain ialah…

5. Hasil persetujuan linggarjati disikapi pro dan kontra di kalangan…

Kunci jawaban

1. Lord Killearn

2. Jawa, Madura, dan Sumatera

3. Sutan Syahrir, Mr. Moh. Roem, Mr. Soesanto Tirtoprojo, dan dr. A.K.Ghani.

4. Inggris, Amerika Serikat, Mesir Lebanon, Suriah, Afganistan, Birma ( Myanmar), Saudi Arabia, Yaman, Rusia, Pakistan, dan India.

5. anggota KNIP.

Penjabaran materi pelajaran

Perundingan Linggarjati 25 Maret 1947

Kedatangan Sekutu di Indonesia yang diboncengi NICA berakibat timbulnya pertempuran di berbagai daerah. Setelah lebih dari satu tahun berdinas di Indonesia, Inggris mengambil kesimpulan bahwa sengketa Indonesia-Belanda tidak mungkin diselesaikan lewat kekuatan senjata. Pihak Inggris kemudian berusaha mempertemukan kedua belah pihak yang bersengketa. Perundingan gencatan senjata pertama antara Indonesia, Sekutu, dan Belanda diselenggarakan di Jakarta pada 20-30 September 1946. perundingan ini tidak mencapai hasil yang diharapkan. Inggris kemudian mencoba mempertemukan kembali pihak-pihak yang bertikai dengan mengirim diplomat, Lord Killearn. Utusan Inggris ini berhasil membawa wakil-wakil Indonesia dan Belanda ke meja perundingan di Jakarta pada tanggal 7 Oktober 1946. delegasi Indonesia diketuai Perdana Menteri Sutan Syahrir, sedangkan delegasi Belanda dipimpin Prof. Schermerhorn.

Perundingan tersebut menghasilkan persetujuan berisi :

a) Diberlakukannya gencatan senjata antara Indonesia, Belanda, dan Inggris, serta.

b) Dibentuk sebuah komisi Bersama Gencatan Senjata untuk mengawasi pelaksanaan genjatan senjata.

Atas dasar perundingan tersebut, sejak 24 Oktober 1946 pasukan sekutu (Inggris dan Austarlia) mulai mengosongkan daerah-daerah yang didudukinya. Secara berangsur-angsur pasukan sekutu di tarik dari Bogor, Palembang, Medan, dan Padang. Pada akhir November 1946, seluruh pasukan sekutu telah meninggalkan Indonesia. Sebagai kelanjutan perundingan sebelumnya, pada 10-15 November 1946 dilangsungkan perundingan di Linggarjati, dekat Cirebon.

Perundingan ini menghasilkan keputusan sebanyak 17 pasal yang oada pokoknya berisi sebagai berikut. :

1. Belanda mengakui secara de fecto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatera, Jawa, dan Madura.

2. Republik Indonesia dan belanda akan bekerja sama membentuk Negara Indonesia serikat dengan nama republic Indonesia serikat yang salah satu bagiannya adalah republik Indonesia.

3. RepubliK Indonesia serikat dan belanda akan membuat Uni Indonesia-Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya.

Hasil persetujuan Linggarjati ditandatangani wakil-wakil Indonesia dan Belanda di Istana Rijswijk (sekarang istana merdeka) pada 25 Maret 1947. dele3gasi Indonesia yang membubuhkan tandatangan tersebut ialah Sutan Syahrir, Mr.Moh Roem, Mr. Soesanto Tirtoprojo, dan dr. A.K. Gani. Dari belanda ialah Prof. Schermerhorn, Dr. van Mook, dan van Poll. Peristiwa ini disaksikan tokoh penengah dari Inggris, Lord Killearn. Setelah Belanda mengakui wilayah de facto RI, beberapa Negara segera menyampaikan pengakuan atas kedaulatan RI. Negara-negara itu, antara lain Inggris, Amerika Serikat, Mesir, Lebanon, Suriah, Afganistan, Birma (Myanmar), Saudi Arabia, Yaman, Rusia, Pakistan, dan India. Negara-negara tersebut lantas membuka perwakilan konsulerdi Negara RI. Kondisi seperti itu telah memperkuat kedudukan RI di mata dunia internasional.

Di dalam negeri, hasil persetujuan Linggarjati disikapi pro dan kontra di kalangan anggota KNIP. Pihak yang pro merasa puas kedaulaatan Indonesia diakui dunia kendati hanya meliputi Sumatera, Jawa, Madura. Sebaliknya, pihak yang kontratetap ingin mengusahakan agar Belanda mengakui RI secara utuh. Pergolakan politik menyangkut perbedaan pendaapat mengenai hasil persetujuan Linggarjati menyebabkan jatuhnya Kabinet Syahrir. Selanjutnya, presiden Soekarno menugaskan Amir Syarifuddin membentuk kabinet baru.

Entry Filed under: Kurikulum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: